French Kiss Jadi Jenis Ciuman Favorit, Ini Manfaat dan Risikonya untuk Kesehatan Mulut

Ada beragam jenis ciuman yang dapat meningkatkan kemesraan pasangan, salah satunya adalah french kiss . French kiss ialah jenis ciuman yang kerap jadi favorit pasangan karena dinilai lebih sensual dan membuat pasangan lebih bergairah. Pasalnya, jenis ciuman ini tidak hanya bibir bertemu bibir, melainkan lebih sensual dengan melibatkan air liur hingga lidah yang saling bertaut.

Alhasil, french kiss sering jadi jenis ciuman yang cocok dilakukan saat foreplay atau pemanasan sebelum pasangan melakukan hubungan intim. Di sisi lain, tidak hanya bermanfaat untuk keintiman hubungan, ada beragam manfaat french kiss bagi kesehatan mulut. Namun, risikonya pun tak terhindarkan. Tidak bisa dimungkiri bahwa pada jenis ciuman satu ini akan menimbulkan pertukaran air liur yang bisa memberikan dampak baik dan buruk.

Melansir , sebuah penelitian dalamjurnal Microbiome mengungkapkan bahwa tiap orang punyalebih dari 700 spesies bakteri dan organisme di dalam mulut. Bakteri tersebut ditemukan di air liur dan permukaan mulut kamu, termasuk gigi, lidah, pipi, ataupun daerah sekitarnya. Dalam penelitian itu pun menjelaskan, lidah kamu bertanggung jawab atas banyak mikroorganisme yang berakhir di air liur.

Rupanya, jika dua orang melakukan french kiss , maka satu ciuman yangberlangsung sekitar 10 detik saja,dapat mentransfer 80 juta bakteri dari mulut ke mulut. Lantas, pertanyaannya ialah bagaimana pertukaran air liur dan bakteri tersebut bisa memberikan manfaat untuk kesehatan mulut? Melansir , melakukan french kiss bisa membuat kamu lebih tahan terhadap infeksi, virus, penyakit, dan lain sebagainya.

Pasalnya, mulut merupakan aspek integral dari sistem kekebalan. Lantas, dengan ciuman membuat kamu terpapar bakteri baru, sehingga mikrobioma oralkamulebih kuat. Tak hanya itu, ciuman dapat meningkatkan aliran air liur yangmembantu membersihkan sisa makanan berlebih di mulut dan menetralkan asam berbahaya, yang menyebabkan kerusakan gigi. Beberapa organisme dalam air liur kamu punsebenarnya dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dan bahkan memperlambat pembentukan plak.

Organisme tertentu dalam air liur pun membantu menghentikan pertumbuhan bakteri berbahaya, seperti Streptococcus, bakteri penyebab sariawan yang berperan dalam kerusakan gigi. Akan tetapi, kamu perlu catat bahwa manfaat tersebut dirasakan ketika air liur kamu dan pasangan sehat, sehingga membuat kesehatan mulut makin baik. Sayangnya, tidak setiap orang bisa memastikan air liur atau kesehatan mulut pasangannya baik baik saja. Bahkan, boleh jadi kita tak sadar dengan kesehatan mulut sendiri.

Tak bisa dimungkiri, selalu ada risiko ketika bersentuhan dengan cairan tubuh. Lalu, ciuman adalah salah satu cara tercepat dan paling efektif untuk mentransfer mikroba menular. Bahkan, Academy of General Dentistry memperingatkan bahwa kamu dapat berbagi lebih dari 500 mikroba, seperti jamur hingga virus, penyebab penyakit hanya dengan satu ciuman. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menular ketika kamu melakukan french kiss dalam kondisi kesehatan mulut yang tidak sehat.

Infeksi saluran pernapasan atas disebabkan oleh berbagai macam virus. Kamu dapat dengan mudah menyebarkan flu ke orang lain saat ciuman. Infeksi yang disebabkan oleh virus Epstein Barr ini dapat menyebabkan demam, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar. Penyakit menular yang mempengaruhi hati. Hal ini paling sering ditularkan melalui darah, tetapi air liur memang membawa virus HB dan dapat menginfeksi yang lain.

Kondisi yang berpotensi fatal yang melibatkan peradangan akut pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Penelitian menunjukkan, penyakit ini biasanya hanya dapat ditularkan melalui ciuman yang dalam. Penyakit dapat ditularkan melalui ciuman, terutama ketika trauma baru saja terjadi.

Nah, itulah sederet manfaat dan risiko melakukan ciuman jenis french kiss yang melibatkan pertukaran air liur dan pertautan lidah. Jadi, jaga kesehatan mulut kamu, ya! (*) Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.